AKTIVITAS KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA VERBAL DAN NON VERBAL DALAM ILMU DAKWAH

 

AKTIVITAS KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA VERBAL DAN NON VERBAL DALAM ILMU DAKWAH

 

Oleh: Alfina Nurhayati

Mahasiswi KPI A2

Setiap manusia yang hidup dalam masyarakat tidak akan pernah lepas dari komunikasi. Komunikasi  merupakan proses aktivitas dasar manusia. Komunikasi dapat terjadi apabila ada komunikator dan komunikan. Komunikasi memiliki peranan yang amat penting, karena dengan berkomunikasi seorang bisa mencurahkan isi hatinya, dengan komunikasi manusia mencoba mengekspresikan keinginannya dan dengan komunikasi pula manusia melaksanakan kewajibannya.

 

A.  Pengertian Aktivitas Komunikasi

 

Aktivitas menurut kamus besar Indonesia adalah keaktifan, kegiatan-kegiatan, kesibukan, atau bisa juga berarti kerja atau salah satu kegiatan kerja yang dilaksanakan tiap bagian dalam suatu organisasi atau Lembaga. Atau dapat diartikan sebagai segala bentuk keaktifan dan kegiatan. Ada dua jenis aktivitas: eksternal dan internal, (eksternal, jika operasi manusia terhadap objek-objek yang menggunakan lengan, tangan, jari-jari, dan kaki) maka pada internal menggunakan Tindakan mental dalam bentuk gambaran-gambaran dinamis.

 

Seseorang yang ingin mendalami ilmu agama dan ingin membangun atau berinteraksi dengan masyarakat yang Islami, tentu ia harus melakukan aktivitas yang membantu tercapainya keinginan tersebut. Seperti membaca buku-buku keagamaan, mengikuti pengajian-pengajian atau melakukan diskusi-diskusi tentang keagamaan dan kemasyarakatan.

 

B.  Komunikasi Verbal dan Non Verbal

 

       1.      Teori Komunikasi Verbal

 

Komunikasi verbal yaitu komunikasi yang menggerakkan symbol-simbol atau kata-kata, baik secara lisan maupun secara tulisan. Symbol verbal Bahasa merupakan pencapaian manusia paling impresif. Menurut Paulette J. Thomas, komunikasi verbal adalah penyampaian dan penerimaan pesan dengan menggunakan Bahasa lisan dan tulisan. Lambing verbal adalah semua lambing yang digukan untuk menjelaskan pesan-pesan dengan memanfaatkan kata-kata (bahasa). Dalam proses belajar mengajar komunikasi verbal dapat dilangungkan dengan kata-kata, seperti: bercerita, berdiskusi, dan lain-lain, dapat juga dilangsungkan dengan menggunakan tulisan surat, buku, majalah, koran dan lain-lain.

 

Komunikasi verbal memiliki karakteristik antara lain:

 

a.       Pesan dalam komunikasi dikirimkan oleh sumber dengan sengaja dan diterima oleh sumber dengan senngaja dan diterima pesan secara sengaja pula.

b.      Komunikasi verbal bersifat intensional dan harus dibagi diantara orang-orang yang terlibat dalam tindak komunikasi

c.       Bahasa dalam komunikasi verbal bersifat lebih spesifik, artinya dapat dipakai untuk membedakan hal-hal yang sama dalam sebuah cara yang berubah

d.      Komunikasi verbal lebih eksplisit, artinya isyarat-isyarat verbal dapat didefinisikan melalui sebuah kamus eksplisit

e.       Kata-kata dalam Komunikasi verbal memiliki titik awal dan titik akhir yang pasti

f.        Komunikasi verbal sangat terstruktur dan mempunyai prinsip-prinsip, hukum atau aturan tata Bahasa yang dibuat oleh manusia

g.      Bahasa dalam  komunikasi verbal sudah diatur pemberian maknanya.

h.      Komunikasi verbal dapat mengekspresikan peristiwa komunikasi dimasa lalu atau dimasa sekarang, serta dapat menciptakan pemahaman mengenai konteks dimana interaksi tersebut terjadi.

 

2.      Komunikasi Non Verbal

 

Komunikasi Non Verbal adalah penpiptaan dan pertukaran pesan dengan menggunakan gerak tubuh, sikap tubuh, vokal bukan kata-kata, kontak mata, ekspresi muka, kedekatan jarak dan sentuhan. Atau dapat juga dikatakan bahwa semua kejadian di sekililing situasi komunikasi yang tidak berhubungan  dengan kata-kata yang diucapkan atau dituliskan. Komunikasi Non Verbal sebagai proses pertukarab pikiran dan gagasan dimana pesan yang disampaikan berupa isyarat ekspresi wajah, pandangan mata, Gerakan tubuh, sentuhan, dan diam. Dapat diartikan juga sebagai komunikasi tanpa kata-kata.

 

C.  Kesimpulan

 Komunikasi  merupakan proses aktivitas dasar manusia. Komunikasi dapat terjadi apabila ada komunikator dan komunikan. Aktivitas berkomunikasi dapat dilakukan secara verbal dan non verbal. Komunikasi verbal yakni komunikasi yang menggunakan symbol-simbol atau kata-kata baik yang dinnyatakan secara oral atau lisan maupun secara tulisan. Sedangkan komunikasi non verbal adalah penciptaan pesan melalui gerak tubuh, sikap tubuh, vokal yang bukan kata-kata, kontak mata, ekspresi muka, dan sentuhan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Kampung Wisata di Kampung Lawas Maspati Surabaya

Tantangan Jurnalis di Istana Negara Workshop Jurnalistik: Proses Produksi dan Desain Media Cetak