TUJUAN, FUNGSI & PERANAN DAKWAH DALAM KOMUNIKASI ANTARBUDAYA (Review)

 

TUGAS REVIEW VIDEO MATERI PERTEMUAN 4 MATERI TENTANG

TUJUAN, FUNGSI & PERANAN DAKWAH DALAM KOMUNIKASI ANTARBUDAYA

  

NAMA            : ALFINA NURHAYATI

NIM                : B71219059/KPI A2 SMSTR 4

A.    Pengertian Fungsi Bahasa

Menurut Samover et all, ada 3 fungsi Bahasa yaitu;

1.      Communication exchange (pertukaran bahasa)

2.      Language and identity (petunjuk identitas)

3.      Language and unity (pemersatu Bahasa meskipun memiliki Bahasa yang beragam).

Bahasa sendiri merupakan refleksi dari budaya itu sendiri.

Dari banyaknya perbedaan Bahasa dari satu daerah dengan daerah lainnya, akan menimbulkan sikap culture shock ketika menghadapi budaya atau lingkungan baru.

 

B.     Culture shock

1.      Pengertian Culture shock

Pengalaman merasa disorientasi yang dialami seseorang ketika berada dalam lingkungan atau budaya. Cara hidup atau serangkaian perilaku yang tidak dikenalnya. Hal-hal yang biasanya menjadikan seseorang menjadi Culture shock  yaitu Climate, food, language, dress, values, etiquette, and behaviour. Culture shock merupakan bagian dari proses beradaptasi.

2.      Reaksi yang dimunculkan ketika seorang culture shock yaitu:

a.       Semua tampak  salah

b.      Mudah marah karena maslah sepele

c.       Makanan rasanya aneh

d.      Orang-orang tidak memegang janjinya

e.       Semua orang seolah membencinya

f.        Semuanya tampak kotor

g.      Orang-orang tidak menatap wajahnya.

3.      Dampak negative Culture shock

a.       Seseorang merasa disorientasi

b.      Merasa ditolak

c.       Homesick

d.      Seseorang akan menarik diri dari lingkungan

e.       Sensitive

f.        Capek fisik dan mental

4.      Dampak Postif Culture Shock

a.       Seseorang akan  merasa menginspirasi orang lain atau dirinya sendiri dan kematangan diri

b.      Dapat mengetahui kebudayaan yang berbeda dan memahami dengan baik

c.       Percaya diri terhadap diri mereka

d.      Dapat mengembangkan intteraksi dengan berbagai budaya

e.       Merasa tterbantu mengembangkan kepuasan mereka dalam melihat dunia

 

5.      Tahapan Culture shock

a.       Honeymoon stage, yaitu tahap dimana seseorang merasakan penuh dengan kesenangan dan siap menjelajah dunia baru

b.      Frustation stage, yaitu yahap ketika seseorang meemulai frustasi dan tidak bias memahami komunikasi (miss communication)

c.       The adjustment stage, yaitu tahap ketika seseorang mulai bias mengerti, memahami, dan nyaman terhadap lingkungan baru

d.      The acceptance stage, yaitu tahap seseorang mulai memahami dan menyadari perbedaan budaya.

 

C.     Komunikasi Dakwah

Komunikasi dakwah adalah segala bentuk komunikasi yang berisi pesan berupa ajakan kepada jalan Tuhan atau ajakan berbuat baik dan meninggalkan keburukan. Komunikasi berupa pesan dan dakwah yang berarti mengajak. Adapun 4 teori tentang interaksi  da’I dengan mad’u yaitu;

1.      Resistansi theory (penolakan), setiap aktivitas dakwah akan selalu dihadapkan dengan variable da’i dan mad’u.

2.      Akulturasi theory (pencampuran)

3.      Resepsi theory, memenerima sepenuhnya atau sebagaian gagasan budaya yang lain dan yang baru serta yang harus menjadi budaya  masyarakat seetempat sebagai landasan teori.

4.      Teori komplementer, dimana  pembaharuan suatu budaya masyarakat pada era globalisasi merupakan suatu kemestian.

 

D.    Tujuan dan Fungsi Komunikasi Antarbudaya

Menurut Lituin, bersifat kognitif dan afektif yaitu mempelajari ketrampilan komunikasi yang membuat seseorang mampu menerima gaya dan isi komunikasi itu sendiri. Dalam segi fungsi, dakwah itu mengajak umat kepada jalan Allah yang dibangun dan dikembanngkan dengan metode ilmiah sehingga dapat berfungsi dalam memahami, memprediksi, menjelaskan, dan mengontrol berbagai fenomena dan persoalan yang terkait dakwah.

            Tujuan akwah komunikasi antarbudaya yaitu;

1.      Dengan menggunakan metode dakwah dan tidak menghapus budaya atau tradisi lama, menjadikan diterimanya ajaran Islam ditengah-tengah masyarakat.

2.      Menjadikan Islam lebih fleksibel dan mudah diterima oleh semua kalangan.

Adapun fungsi komunikasi anntarbudaya yaitu:

1.      Mengajarkan dan mengamalkan nilai-nilai ajaran budaya kepada masyarakat

2.      Menjelaskan secaara sistematis terhadap feenomena yang berkembang

3.      Menjadi perantara dalam proses komunikasi antarbudaya

4.      Mengawasi praktik komunikasi antarbudaya dengan komunikator dan komunikan yang berbeda budaya.

E.     Kesimpulan

Dakwah sebagai satu variabel dan problematika kehidupan social maka keberadaan dakwah dalam suatu komunikasi dapat dilihat dari sisi dan peran dalam mempengaruhi perubahan sosial. Dakwah dalam komunikasi anntarbudaya bertujuan dan berfungsi untuk dapat mencegah terjadinya konflik keagamaan dalam masyarakat. Peran dakwah yang menyampaikan nilai ketuhanan sejatinya harus dipahami sebagai wujud dialog internal umat beragama serta sebagai upaya membangun kesadaran demi terciptanya  kerukunan antar umat beragama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Kampung Wisata di Kampung Lawas Maspati Surabaya

Tantangan Jurnalis di Istana Negara Workshop Jurnalistik: Proses Produksi dan Desain Media Cetak