DAKWAH DALAM KOMUNIKASI ANTAR ETNIK, RAS DAN BANGSA
DAKWAH DALAM KOMUNIKASI
ANTAR ETNIK, RAS DAN BANGSA
Oleh:
Alfina Nurhayati
Mahasiswa
KPI Semester 4
Dalam komunikasi
antarbudaya yang ideal, kita akan mengharapkan banyak persamaan dalam
pengalaman dan persepsi. Tetapi karakter budaya cendrung memperkenalkan kita
kepada pengalaman-pengalaman yang tidak sama, dan oleh karenanya membawa kita
kepada persepsi yang berbeda pada eksternal. Menghadapi berbagai macam dalam
arti kemajemukan dalam segala hal, komunikasi antar bangsa semakin terasa betapa
pentingnya kita pahami, baik sebagai individu maupun sebagai anggota
masyarakat, diperlukan untuk mengatur tatakrama pergaulan antar manusia sebab
berkomunikasi dengan baik sesuai dengan budaya akan memberi pengaruh langsung
pada struktur keseimbangan seseorang dalam bermusyawarah.
A.
Pengertian Etnik, Ras, dan Bangsa
Etnis atau Kelompok etnik atau juga suku bangsa
merupakan golongan manusia yang kelompoknya mengidentifikasikan dirinya dengan
sesamanya, umumnya dengan dasar garis keturunan yang dianggap sama. Identitas
suku ditandai oleh pengakuan dari orang lain dan ciri dari kelompok itu sendiri
contohnya kesamaan budaya, agama, bahasa, perilaku, serta ciri dari biologis. Istilah
Ras bahasa Inggrisnya adalah Race. Coakley (2001:243) berpendapat bahwa “Race refers
to a category of people regarded as socially distinct because hey share
genetically transmitted traits believed to be important by people with power
and influence in a sociey”. Artinya bahwa, ras menunjuk pada kelompok orang
yang dipandang berbeda secara sosial karena mereka membagi sifat-sifat yang
disalurkan secara genetik dipercaya menjadi penting oleh orang dengan kekuatan
dan berpengaruh dalam masyarakat.
Etnis
berbeda dengan pengertian ras. , istilah etnis menjadi sebuah kata yang tepat
untuk memandang orang dari berbagai asal-usul. Lebih lanjut diungkapkan pula
bahwa etnis mungkin dipertimbangkan dalam istilah kelompok apapun yang
didefinisikan atau disusun oleh asal-usul budaya, agama, nasional atau beberapa
kombinasi dari kategori-kategori tersebut (Maguire, et al, 2002:134).
Pengertian-pengertian etnis membentuk pengertian kelompok etnis. Kelompok etnis
merupakan sebuah kategori orang yang berbeda secara sosial karena mereka
membagi sebuah jalan kehidupan dan komitmen pada segala sesuatu cita-cita,
norma-norma, dan meteril yang terdapat pada jalan kehidupan itu (Coakley,
2001:143).
B.
Dakwah dalam Komunikasi Antar Etnik, Ras,
dan Bangsa
Komunikasi
antar budaya adalah proses komunikasi
diantara dua latar belakang budaya yang berbeda. Dalam konnteks secara luas,
diartikan sebagai antar budaya bangsa, suku, dan ras. Dalam konteks individu
diartikan sebagai komunikasi antar dua orang yang memiliki perbedaan kebiasaan.
Dakwah dalam komunikasi antar budaya ini rawan konflik karena sering terjadi
salah paham atau salah persepsi dan kurangnya toleransi yang ditanamkan kepada
semua orang agar dapat menerima perbedaan tersebut.
C.
Komunikasi dalam Bentuk Disiplin Ilmu
1. Komunikasi
Politik, proses komunikasi oleh dua orang atau lebih yang berada pada lingkup
politik.
2. Komunikasi
Kesehatan, proses komunikasi dalam dunia medis.
3. Komunikasi
Terapetik, proses komunikasi antara terapis dan pasien.
4. Komunikasi Dakwah, proses komunikasi antara da’i dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan
kepada sasaran dakwah atau yang seirng disebut mad’u.
5. Komunikasi Krisis dan Bencana, proses komunikasi dalam menghadapi dan menanggulangi krisis
dan bencana
6. Komunikasi
Transendental, bentuk komunikasi yang jarang dipelajari secara eksplisit atau textbook
ilmu komunikasi. Proses komunikasi yang terjadi antara manusia (hamba)
dengan Tuhannya, komunikasi ini bersifat satu arah. Contoh, sembahyang, sholat,
dan berdoa.
7. Komunikasi Spiritual, proses komunikasi pada tahap yang lebih tinggi yaitu untuk mencapai konektifitas yang sulit dengan sanng pencipta dan ciptaannya yang lain.
D.
Kesimpulan
Dakwah dalam komunikasi antar etnik, ras dan bangsa merupakan bagian dari komunikasi antar budaya. Kita sebagai seorang pelajar memiliki tugas untuk menyebarkan ajaran kebaikan kepada seluruh umat manusia, disisi lain kita juga perlu belajar untuk bertoleransi karena tidak semua orang memiliki kesamaan suku, bangsa, ras, dan etnik yang merupakan tantangan bagi kita semua agar pesan dakwah dapat diterima dengan baik melalui tenggang rasa dan saling menghormati budaya satu sama lain. Pendakwah juga dituntut untuk memiliki sikap toleransi, menahan diri, bersikap sabar, dan berhati yang lapang.
Komentar
Posting Komentar